DEATH

DEATH

         Suara tangisan haru memenuhi ruangan bertembok putih susu itu.mereka menangisi tubuh yang terbaring lemah dengan darah disekujur tubuhnya.itu bukan kecelakaan,bukan juga pembunuhan.sungguh aneh,bisa ku jelaskan keadaan mayat ini sekarang?

baiklah.


Tubuh seorang pria tua tengah terlelap dalam mimpinya,bisikan suara yang ia kenal memanggil namanya...berkali-kali.


"ayah...ayah...ayo ikut aku"-bisikan itu.


suara yang pria itu rindukan,suara buah hatinya.tetapi... bagaimana bisa?sang buah hati telah pergi,untuk selamanya.


"ayah...ayooo kita pergi"-bisik itu lagi.


sebuah tangan mencoba mengapai sang pria tua,tidak.sang pria tua mencoba menolaknya,ia sudah mengiklaskan manusia didepannya ini.ia sedang mencoba.tapi tubuh dan hatinya mengatakan lain.tubuhnya ingin menolak,tetapi hatinya tidak.rasa rindunya lebih mendalam daripada dunia nyata yang menantinya untuk dilihat.


tubuhnya menang,ia menerima uluran tangan sang buah hati tanpa tau apa yang terjadi selanjutnya.nafasnya tercekat sampai kerongkongan,tidak dia memilih pilihan yang salah.itu bukan anaknya,melainkan makhluk yang akhir-akhir ini menggemparkan dunia mimpi.

ia ingin pergi,ia ingin lari.terlambat,nyawanya sudah lepas dari tempatnya.


dan pagi itu,para manusia sedarah dengan pria tua itu tercengang dengan tubuh tak bernyawa itu.leher yang terpelintir,mata yang melotot,kaki yang menekuk keluar.apa yang kalian bayangkan?pembunuhan keji?bukan.penyiksaan?bukan.lalu?.tak ada yang tau jawabannya,misteri ini akan berlanjut sampai sang korban utama ditemukan.





-End

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DEATH 3