Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

DEATH 3

THE LAST Sudah sebulan korban terus berjatuhan,entah itu anak-anak,remaja,atau orang dewasa.kini si Makhluk 'pembunuh mimpi' seperti tak pernah kehabisan stok korban,ya sebut saja ia makhluk yang kejam. "aku menemukanmu,manis"-ujar makhluk itu. Terlihat seorang gadis,berwajah manis berambut sebahu sedang memandangi langit kota dari lantai atas. indah. batinnya.Tak bisa dipungkiri keindahan kota kecil ini,melupakan bahwa kota ini sedang tak aman,sangat tak aman untuknya. Ia mencoba melupakan beberapa kasus yang ia tangani sebulan ini,membayangkannya sudah membuat nyalinya menciut.sungguh itu mengerikan,melihat mayat dengan keadaan tak lazim sebulan ini sungguh ia tak menyangka itu terjadi diKota indah ini. Anehnya,sang pembunuh tak meninggalkan penjelasan mengapa ia membunuh sang korban. aneh. itu yang ada di benaknya saat ini.mungkin pembunuh normal akan menghilangkan sidik jarinya ditempat atau alat yang ia gunakan,ini tak ada sama sekali b...

DEATH 2

AGAIN DEATH PART 2 Suara tangisan sendu terdengar lagi,kali ini sang korban seorang wanita,bahkan dia masih remaja.Suasana pemakaman yang mengharukan membuat siapa saja yang ada disana menangis dan ada kengerian dalam lupuk hati mereka. "terjadi lagi...hiks kenapa harus dia"-isak seorang gadis kerumunan manusia itu sudah kembali ketempat mereka tinggal,menyisahkan sang ibunda dari gadis tersebut dan seorang sahabat yang menyayanginya. "kenapa mereka melakukan ini pada orang baik sepertimu hiks..."-isak gadis itu lagi. "mari kita pulang nak"-ajak sang ibu gadis kali ini kematiannyapun tak bisa dipikir oleh nalar... Bagaimana tidak,bukan lehernya yang terpelintir ataupun seperti pria tua itu.kali ini benar-benar diluar nalar. mari aku tunjukkan, Malam itu,seorang gadis sedang merenung dikamar pribadinya.bola mata cerahnya yang indah mengisyaratkan kesedihan mendalam.ia kehilangan,kehilangan salah satu hal paling berhaga...

DEATH

DEATH          Suara tangisan haru memenuhi ruangan bertembok putih susu itu.mereka menangisi tubuh yang terbaring lemah dengan darah disekujur tubuhnya.itu bukan kecelakaan,bukan juga pembunuhan.sungguh aneh,bisa ku jelaskan keadaan mayat ini sekarang? baiklah. Tubuh seorang pria tua tengah terlelap dalam mimpinya,bisikan suara yang ia kenal memanggil namanya...berkali-kali. "ayah...ayah...ayo ikut aku"-bisikan itu. suara yang pria itu rindukan,suara buah hatinya.tetapi... bagaimana bisa?sang buah hati telah pergi,untuk selamanya. "ayah...ayooo kita pergi"-bisik itu lagi. sebuah tangan mencoba mengapai sang pria tua,tidak.sang pria tua mencoba menolaknya,ia sudah mengiklaskan manusia didepannya ini.ia sedang mencoba.tapi tubuh dan hatinya mengatakan lain.tubuhnya ingin menolak,tetapi hatinya tidak.rasa rindunya lebih mendalam daripada dunia nyata yang menantinya untuk dilihat. tubuhnya menang,ia menerima uluran tanga...

PAPER

PAPER     Harusnya dia tak menyesal,ia datang terlambat saat bunga sakura telah gugur menandakan pergantian musim.miris,batinnya.mimpinya hanyalah mimpi dulu ia senang sekali bermimpi untuk kembali,nyatanya ia tak mau kembali.tak sekalipun ingin kembali. "berhenti mengejarku"-bentaknya satu bentakan yang membuat hatinya retak kembali,memang salahnya,salahnya.ia salah meninggalkan seseorang yang menunggunya.ia salah membunuh secarik harapan dari wajah didepannya ini. "sudah terlambat"-lirihnya lagi sebuah lirihan membuat hatinya berserakan,seakan kertas tak berguna bercecer dilantai.ia menyesal.ya.. penyesalan selalu datang akhir,saat ini takdir telah mempermainkannya.memporak porandakan hatinya,ia tak mendengar sebuah kata bermakna yang kerap kali disampaikan oleh seseorang.tak sekalipun. sebuah kertas membuatnya terbelalak kaget,hatinya menjerit keras,mengisyaratkan kesakitan yang mendalam.maaf saja tak cukup untuk menebus dosanya,kesalah...